Toko Online Facebook

Toko Online FacebookSocial Madia Marketing Facebook emang dahsyat. Selain ajang untuk narsis juga bisa untuk pemasaran produk bisnis kita. Hal diungkapkan oleh mas roniyuzirman,di blognya.Berikut penjelasan mas roniyuzirman.

Perkembangan menarik di Social Madia Marketing Facebook yang saya perhatikan belakangan ini. Wall saya dan teman-teman saya selalu dipenuhi dengan foto-foto produk.

Beberapa waktu lalu saya mendapat “petisi” dari pelanggan Solo Desain agar membuat kebijakan khusus bagi agen-agen yang khusus berjualan di Facebook.

Seorang mitra Actual Basic penjualannya begitu fantastis dari Facebook. Tak heran, ini terjadi karena ia memiliki fan page dengan anggota hampir 60.000.

Ia pun mengatakan bahwa perujuk utama ke websitenya bukan lagi dari Google, melainkan dari Facebook.

Kerabat saya yang buka toko batik di Solo punya cerita lain. Ia punya saudara yang setiap hari datang dan memfoto produk-produk dagangannya untuk diupload di Facebook. Kalau ada yang pesan, baru dia beli. “Harganya bisa 2 kali lipat di atas harga saya”, ujarnya sambil geleng-geleng kepala.

List permintaan menjadi teman saya selalu berada di angka 40-50. Setengah dari permintaan itu adalah account nama produk, bukan pribadi. Ada yang merek baju, nama toko, makanan suplemen, konsultan, agen properti dan sebagainya.

Sekarang telah terjadi perubahan besar di Facebook, khususnya yang digunakan oleh orang Indonesia.

Facebook tidak digunakan lagi sebagai ajang narsis pribadi dengan update status seperti “Otw to Sency” atau “nikmatnya makan di Takigawa”. Sekarang sudah berubah dengan terang-terangan menggelar dagangannya di wall orang lain. Ini mirip buka lapak di depan toko orang ya…

Facebook sudah jadi pasar kaget ala kaki lima yang menggelar dagangan di emper-emper toko.

Saya bukan dalam posisi setuju atau tidak. Ini menarik dan kreatif. Saya suka orang-orang yang yang kreatif dan semangat berusaha. Facebook telah dimanfaatkan oleh mereka yang punya jiwa wirausaha.

Beberapa komentar di blog saya juga memberikan testimoni. Ia puas dengan hasil menggelar dagangan di Facebook.

Jadi, jualan online tidak harus punya website toko online ya. Cukup gelar dagangan di wall teman-teman. Ini mirip dengan fenomena ibu-ibu rumah tangga yang berjualan dari arisan ke arisan, di pengajian, atau berkeliling ke rumah tetangga-tetangganya.

Fenomena menarik khas Facebooker Indonesia.

Layanan Solo Desain :

Jasa Toko Online Jasa Web DesainJasa Optimasi Website Jasa Media Social Marketing Jasa Internet Marketing – Jasa Optimasi Toko OnlineKursus Web Desain Kursus Toko Online Kursus Socialmedia MarketingJasa Toko Online Murah Jasa Desain Web SoloJasa desain GrafisJasa SEOJasa Pembuatan Web PemerintahJasa Pembuatan Web SekolahJasa Pembuatan Web PerusahaanJasa Optimasi Social Media

Comments

Read previous post:
Desain Logo

Desain Logo solodesain.com - Desain Logo warna sangatlah menentukan dalam membangkitkan reaksi emosional. Beberapa orang lebih menyukai warna tertentu seperti...

Close