Penggunaan Twitter Marketing yang Salah

SOLO DESAIN – Kesalahan memang bisa terjadi kapan saja, tapi beberapa kesalahan fatal dan memalukan bisa membuat diri kita atau bisnis yang kita bangun mendapat dampak yang buruk. Proses marketing di media sosial yang berhasil adalah ketika pelanggan Anda ikut terlibat di media sosial, berinteraksi dengan mereka dan mendengarkan keinginan mereka, serta menanggapi para pelanggan Anda.

Media sosial untuk bisnis tidak hanya memberikan informasi tentang bisnis Anda, tapi lebih dari itu. Sebaiknya kita menghindari kesalahan umum dalam mengirimkan Tweets. Buatlah bisnis Anda menjadi terkenal di media sosial dengan cara yang benar dan dengan alasan yang benar.

Berikut ini adalah 9 kesalahan umum dalam penggunaan Twitter untuk marketing:

1. Mengirimkan Tweet “Beli produk ini” berkali-kali

Internet marketer pasti ingin memasarkan produk atau bisnis mereka melalui Twitter. Tapi ketika kita mengirimkan Tweets, sebaiknya jangan hanya berbicara tentang diri Anda. Marketing melalui Twitter seharusnya melibatkan pengguna lainnya. Berdialog dengan followers Anda adalah hal yang sangat penting ketika memposting Tweet Anda.

Ada banyak bisnis lokal ataupun di luar sana yang menggunakan hastags (tagar) #beliprodukini, biasanya bisnis kecil dan baru mengenal Twitter. Ide membuat hastags seperti ini bisa membuat Tweets Anda menjadi membosankan dan tidak memotivasi followers untuk berinteraksi atau meng-klik link produk.

Hey, Saya baru membuat sarung tangan dengan motif yang sangat menarik. Kamu pasti suka deh #etsy etsy.me/12886Uz
Apakah teman-teman sedang mencari #sarungtangan kulit dengan motif yang unik? Coba lihat etsy.me/10smtsR

Contoh Tweet di atas membicarakan tentang sebuah produk tapi dibuat lebih menarik, lebih akrab dan mengajak followers untuk terlibat dalam pembicaraan.

2. Meminta-minta Followers

Setiap orang ataupun bisnis pasti menginginkan lebih banyak followers di Twitter. Semakin banyak REAL followers di Twitter akan memungkinkan pesan Anda terlihat oleh banyak orang. Tapi jangan sampai Anda meminta atau merengek untuk diFollow oleh orang lain.

Kalau Anda ingin mendapatkan lebih banyak followers ada beberapa cara yang harus dilakukan, misalnya mengirim Tweet yang menarik, aktif dalam dialog sesuai dengan topik bisnis, menunjukkan bisnis Anda dengan baik, dan akrab dengan pelanggan Anda. Selain itu, Anda juga bisa memberikan insentif bagi orang yang mau mem-Follow Twitter Anda, misalnya dengan membuat sebuah kontes.

3. Membuat Tweet terlalu panjang

Berdasarkan study yang dilakukan oleh Buddy Media, Tweets dengan 140 karakter sebenarnya sudah terlalu panjang dan akan lebih efektif bila mengirimkan Tweet dibawah 100 karakter. Selain itu, dengan memaksimalkan 140 karakter dalam Tweet, tidak akan menyisakan ruang untuk Retweet atau mengirimkan @mention pada orang lain.

Sebaiknya buatlah Tweets dengan kata-kata yang ringkas, cerdas, dan langsung ke tujuan. Tidak perlu menambahkan banyak hastags ataupun link yang tidak perlu di dalam Tweet Anda.

4. Tidak membalas @mentions

Jangan terlalu asik dengan time line Anda, sesekali Anda perlu memeriksa @connect di Twitter Anda. Saat ini banyak orang yang lebih memilih menghubungi melalui Twitter daripada mengirimkan email. Karena itu, pastikan Anda selalu memeriksa @connect di Twitter Anda, dan membalas @mentions yang dikirimkan oleh orang lain dengan cara yang sama, yaitu mengirimkan @mentions. Kalau Anda sering tidak membalas @mentions tersebut, orang akan berpikir bahwa Anda tidak memiliki pelayanan yang baik dan tidak mendengarkan klien Anda.

5. Mengirim Tweet yang sama sepanjang hari

Saya pernah melihat sebuah bisnis yang mengirimkan Tweets yang sama sepanjang hari, dan ini membuat saya bosan. Biasanya cara seperti ini dilakukan oleh sebuah bisnis kecil atau internet marketer yang baru saja menggunakan Twitter dan belum mengerti cara menggunakannya secara efektif.

Jika Anda ingin mempromosikan topik atau kampanye marketing yang sama, sebaiknya kirimkan Tweet yang bervariasi dengan kata-kata yang menarik. Boleh saja Anda mengirimkan Tweets dengan topik yang sama sepanjang hari, tapi pastikan Anda membuatnya dengan kreatif, bervariasi, dan menarik.

Contoh variasi Tweet:

Apakah kamu suka #streetfood? Kirim foto street food terbaik milik mu dan dapatkan hadiah. Detailnya di sini bit.ly…
Mau dapat hadiah karena makan? Tunjukkan foto #streetfood kamu ke @bestfood untuk memenangkan kontes bit.ly…
Wow #streetfood enak banget lho! lihat di sini bit.ly…
Lihat peserta #streetfood kita hari ini bit.ly… Apakah kamu pemenangnya?

6. Terlalu banyak Retweet acak

Melakukan Retweet sebenarnya adalah praktik yang baik. Ini bisa dilakukan ketika kita ingin berterimakasih pada seorang pelanggan setia, atau bisa seperti pujian pada bisnis yang Anda sukai di Twitter. Namun, sebaiknya Anda jangan terlalu sering me-Retweet status orang lain secara acak.

7. Terlalu banyak Hashtags (Tagar)

Menggunakan terlalu banyak Hashtags adalah salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh pengguna Twitter, terutama mereka yang masih pemula. Hashtags yang terlalu banyak akan membuat Tweets Anda tidak fokus pada pesan yang ingin disampaikan.

8. Tweeting bertubi-tubi

Semua orang pasti tidak suka melihat Tweet yang bertubi-tubi. Biasanya sebuah bisnis akan mengirimkan Tweet sebanyak 8 kali dalam satu hari, tapi ini tergantung apakah bisnis tersebut untuk pasar global atau hanya pada pasar lokal. Perhatikan tingkat keterlibatan followers Anda setiap kali Anda mengirimkan Tweets.

Jika Anda sering mengirimkan terlalu banyak Tweets dalam jangka waktu yang singkat, kemungkinan Anda akan dianggap sebagai SPAMMERS dan akan kehilangan perhatian dari followers Anda. Lebih buruknya lagi, akan kehilangan followers Anda yang potensial. Perhatikan kapan waktu yang paling tepat mengirimkan Tweets, agar terlihat oleh followers Anda.

9. Auto-Tweeting

Banyak orang yang menyukai Tweets otomatis ke Twitter, termasuk saya. Tapi kita harus berhati-hati dalam memanfaatkan fasilitas Auto-Tweeting ini karena bisa menjadi sumber kesalahan yang tak terduga. Jika Anda mengunakan sistem Auto-Tweeting pada akun Twitter Anda, maka sebaiknya Anda memantau Tweets yang dikirimkan.

Demikianlah penjelasan singkat tentang 9 kesalahan umum dalam penggunaan Twitter untuk marketing. Mudah-mudahan artikel ini bisa membantu Anda sehingga tidak melakukan kesalahan umum di media sosial tersebut. Terimakasih sudah membaca artikel saya.

Layanan Solo Desain :

Jasa Toko Online Jasa Web DesainJasa Optimasi Website Jasa Media Social Marketing Jasa Internet Marketing – Jasa Optimasi Toko OnlineKursus Web Desain Kursus Toko Online Kursus Socialmedia MarketingJasa Toko Online Murah Jasa Desain Web SoloJasa desain GrafisJasa SEOJasa Pembuatan Web PemerintahJasa Pembuatan Web SekolahJasa Pembuatan Web PerusahaanJasa Optimasi Social Media

Comments

Read previous post:
Cara Membuat & Memasang Iklan Facebook Untuk Bisnis

Cara membuat dan memasang iklan di facebook adalah salah satu hal penting yang harus anda pelajari sebelum memutuskan membuat iklan...

Close